SEJARAH ALGORITMA

 Sejarah Algoritma

Apa itu algoritma?

Algoritma merupakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memungkinkan manusia menghasilkan karya yang semakin canggih dan kompleks. Meskipun komputer dapat melakukan perhitungan lebih cepat daripada manusia pada umumnya, komputer tidak dapat memecahkan masalah tanpa diajarkan oleh manusia melalui urutan langkah (algoritma) yang telah ditentukan sebelumnya.
Selain digunakan untuk menyelesaikan masalah oleh komputer, algoritma juga dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang membutuhkan serangkaian proses atau langkah-langkah prosedural, yang berarti semua susunan logis yang disusun dalam urutan sistem pembelajaran tertentu dan digunakan untuk memecahkan suatu masalah tertentu, dapat kita katakan seperti sebuah algoritma.

Sejarah Algoritma


Saat itu, Al-Khawarizmi menulis sebuah buku dengan judul Al Jabar wal-Muqabala yang artinya Buku Pemulihan dan Pengurangan (The Book of Restoration and Reduction). Dari judul buku kita juga mendapatkan kata “aljabar” atau lebih dikenal dengan istilah algebra.
Abu Abdullah Ibn Musa al-Khawarizmi (770- 840M) lahir di Khawarizm (Kheva), sebuah kota di selatan Sungai Oxus (sekarang disebut Uzbekistan) pada 770 M. Al Khawarizmi adalah salah satu ilmuwan terkenal pada masanya. Ada beberapa cabang matematika yang ditemukannya antara lain yang disebut astronom dan ahli geografi.Pada tahun 1950, kata algoritma pertama kali digunakan dalam “Algoritma Euclidean”. Euclid, seorang matematikawan Yunani (lahir pada 350 M). Dalam bukunya Elements menulis langkah-langkah untuk menemukan pembagi persekutuan terbesar (common greatest divisor atau gcd), dari dua bilangan bulat, m dan n [KNU 73] (tentu saja Euclid tidak menyebut metodenya sebagai algoritma, itu                                                                         hanya di zaman modern orang menyebut metodenya (“algoritma                                                                 Euclidean”).

Comments